Jumat, 20 November 2009

Dalam Bintang Kasihmu

...dan ketika lelah dan semangat patah,
aku terhenti oleh kerikil – kerikil terlampau tajam
hingga akhir aku memilih jeda!!!
kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Mencoba membasuh kesedihan, kehampaan dan ketidakberdayaan
kelembutan menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan
Meluluhkan semua kelelahan dan beban
Menjadi penyangga kerapuhanku
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hati

Risalah Hati





Mungkin aku berencana pergi,
seperti nafas yang terlepas
tinggalkan dunia keindahan
kemanisan dalam pelangi

sesaat benar-benar harus pergi
Ingat kesetian
langit pada bintang

Mungkin aku tengah kalap dalam gelap
Tetapi ingat malam-malam
dalam kata kemesraan

Kerinduan...
Wajah yang melekat dalam dada

Aku melerai kehampaan
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang bintang penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham
Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan