Senin, 24 November 2008

D I K E A B A D I A N K U

Aku adalah burung yang terbang dimusim gugur untuk mencari daerah yang lebih hangat. Menciumi sang surya, udara, embun dan awan-awan putih.

Aku adalah burung yang sayapnya lelah, lalu bertengger di dahan rapuh.

Wajahku kusut..

Tak mengerti,

Tak habis aku berpikir

Merasa…

Merenung…

Dalam diam

Dalam kata

Tak habis kutelusuri bianglala dunia

Selalu kutemui

Tak mengerti,

Aku…

Tak mengerti.

Aku adalah camar yang lepas

Terbang diatas lautan luas

Menukik tajam menyesap air laut

Menerjang badai terkapar diatas karang

Ku biarkan air laut menyesah tubuhku

Dan aku terbang kembali tanpa basah

Mencari misteri

Misteri yang kutemui hari ini

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan tulus, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada langit yang menjadikannya hujan

Tidak ada komentar: