Aku adalah burung yang terbang dimusim gugur untuk mencari daerah yang lebih hangat. Menciumi sang surya, udara, embun dan awan-awan putih.
Aku adalah burung yang sayapnya lelah, lalu bertengger di dahan rapuh.
Wajahku kusut..
Tak mengerti,
Tak habis aku berpikir
Merasa…
Merenung…
Dalam diam
Dalam kata
Tak habis kutelusuri bianglala dunia
Selalu kutemui
Tak mengerti,
Aku…
Tak mengerti.
Aku adalah camar yang lepas
Terbang diatas lautan luas
Menukik tajam menyesap air laut
Menerjang badai terkapar diatas karang
Ku biarkan air laut menyesah tubuhku
Dan aku terbang kembali tanpa basah
Mencari misteri
Misteri yang kutemui hari ini
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan tulus, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada langit yang menjadikannya hujan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar